Thursday, August 6, 2015

MCI GLUCOLA GEL produk spektakuler...

   Setelah beberapa waktu lalu produk Glucola MCI launching dengan begitu sukses dan sangat booming dipasaran sekarang ini, MCI kembali meluncurkan produk terbarunya yang selalu memahami dan mengerti kebutuhan gaya hidup terkini bagi semua wanita & pria dimanapun anda berada. Dengan inovasi terbarunya PT. MGI kali ini semakin memberikan Anda kepuasan & kepraktisan dalam perawatan kulit wajah yg tentunya menjadi dambaan Anda saat ini. Memperkenalkan MCI GLUCOLA GEL product terbaru untuk perawatan kulit dari luar agar lebih maksimal Glucola Gel adalah produk penerus dari Glucola MCI, dengan kandungan bahan yang hampir sama dengan Glucola MCI sebelumnya, Selain mengandung bahan yang sangat bagus untuk manfaat kulit yakni Gluthatione & Collagen, Glucola Gel juga mengandung bahan tambahan Cleanser dan Filler Gel. MGI Glucola Gel mengandung bahan natural dan alami yg efektif mencerahkan kulit. Gluthatione membuat kulit lebih cerah dan diperkaya dengan Nano Collagen, yaitu Collagen yg telah dipecahkan dg Nano Technology hingga 500 Dalton sehingga mudah diserap lapisan kulit untuk mengenyalkan kulit, menyamarkan kerutan, mengecilkan pori dan memudarkan flek hitam bekas jerawat & kantung mata. Manfaat Glucola Gel : Mengecilkan pori-pori kulit Memudarkan flek hitam Memudarkan kantung mata Mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kusam Memudarkan kerutan Melembabkan dan melembutkan kulit Memudarkan bekas jerawat pada wajah Memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit spt collagen Mengencangkan dan meremajakan kulit Kulit terasa lebih kenyal dan halus Dengan pemakaian teratur dan benar dpt mencerahkan kulit secara permanen Menghaluskan dan memudarkan warna gelap pada kulit spt siku,lutut,lipatan,dll Baik digunakan oleh pria dan wanita baik remaja maupun dewasa Untuk para wanita dapat mengencangkan area payudara Aman digunakan setiap hari bagi wanita yg hamil dan menyusui‎. Cara pakai : Gunakan secukupnya pada kulit wajah dan tubuh, gosok secara perlahan dengan gerakan memutar, dan untuk hasil maksimal mengangkat kulit mati dan memasukkan Collagen dan Gluthatione ke dalam kulit. Ingredient : Aqua, Ethyl Alcohol, Fucus Vesiculosus Extract, Propylen Glycol, Cellulose, Gluthatione, Collagen, Panthenol, Acrylates Copolymer, Bisabolol, Fragrances, Triethanolamine, Methylisothiazolinone. Netto : 100gram BPOM NA 18151201851 HARGA PROMO Berikut daftar harga paket bisnis + member ID Single baru – 3 tube Glucola Gel = 1,9 juta ID Reward baru – 3 tube Glucola Gel + 3box Glucola = 3 juta (Gratis 1 magicstik V2) – 6 tube Glucola Gel = 3 juta (Gratis 1 magicstik V2) *Gratis sebelum tgl 31 Agustus ID Reward 2 Point baru – 6 tube Glucola Gel + NanoSpray3 = 4,2 juta (Gratis 1 magicstick V2) *Gratis sebelum tgl 31 Agustus 2015 FAST ORDER / JOINT 085292326736 FB: Nadia Hana Herbal

Friday, July 31, 2015

PENYEBAB GATAL VAGINA

 dapat terjadi karena satu atau kombinasi beberapa penyebab. Diperlukan pemeriksaan oleh dokter untuk mendeteksi kondisi yang menyebabkan gatal. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum dari gatal pada vagina. # Penggunaan bahan kimia: gatal dapat disebabkan iritasi vagina akibat bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kondom, krim, sabun, tisu, atau pembalut yang digunakan. # Infeksi jamur/kandidiasis vagina: jamur yang tumbuh berlebihan pada vagina dan vulva. Infeksi ini lebih berisiko terjadi saat wanita sedang hamil, menggunakan antibiotik, aktif berhubungan seksual, dan ketika sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah. Selain gatal, jamur akan menyebabkan vagina mengeluarkan cairan putih dan kental. # Vaginosis bakteri: keberadaan bakteri-bakteri sehat pada vagina adalah hal yang normal. Namun bakteri jahat dapat menyebabkan infeksi dan rasa gatal. Selain gatal, umumnya vaginosis bakteri diiringi gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari vagina. # Penyakit menular seksual (PMS): herpes, klamidia, trikomoniasis, dan gonore. # Menopause: turunnya produksi estrogen di akhir masa reproduksi wanita dapat menyebabkan dinding vagina menipis dan mengering, sehingga menyebabkan iritasi dan gatal. Selain pada lansia, kondisi ini dapat terjadi pada wanita yang sedang menyusui. # Lichen sklerosis: bercak putih pada kulit sekitar kemaluan. Kondisi yang jarang terjadi ini umumnya dialami wanita pascamenopause. Penyakit kulit lain seperti eksim juga dapat menyebabkan gatal. # Infeksi cacing kremi: lebih sering dialami oleh anak perempuan. # Pra-kanker: gatal juga dapat menjadi gejala kulit kemaluan yang mengalami prakanker. # Stres: meski jarang terjadi, namun kondisi emosional yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem kekebalan menurun sehingga membuat tubuh lebih berisiko mengalami gatal dan iritasi. # Iritasi pada vagina umumnya dapat membaik dengan sendirinya. Jika tidak, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Crystal X dan Segudang Manfaatnya • Merapatkan/ menyempitkan lagi miss v, kuat “menggigit”. • Menghilangkan nyeri waktu hubungan intim • Miss v bersih, bebas lendir, baunya segar alamiah • Miss v elastis, lentur, meningkatkan daya rangsang sehingga mempermudah orgasme • Mempercepat mendapatkan keturunan • Melancarkan dan membuat siklus haid teratur • Membantu mengurangi dan menghilangkan nyeri haid, sakit dibawah perut dan pinggang • Menghilangkan kerak / kotoran- kotoran yang telah lama mengendap di miss V secara tuntas 100% • Mencegah dan menyembuhkan keputihan / kekuningan bahkan yang sudah parah, untuk semua umur baik yang sudah menikah atau belum • Menyembuhkan iritasi/ rasa perih di selaput Miss V • Mempertahankan pH alami sehingga dapat menyuburkan bakteri baik dan mencegah tumbuhnya pathogen • Membunuh kuman, jamur dan bakteri yang merugikan tubuh, terutama merugikan miss v • Mencegah dan mengatasi kista, myom, kanker. dll. • Sangat baik digunakan ibu setelah melahirkan, setelah nifas, akan mengembalikan miss v seperti sedia kala, suami akan merasakan sensasi istrinya “seperti perawan kembali” • Mengobati infeksi saluran kencing, infeksi rahim • Mengobati ambeien • Mengobati kutil di organ vital, baik untuk wanita ataupun laki2 • Mencegah dan Mengobati berbagai keluhan penyakit kewanitaan yang lainnya CRYSTAL X Rp 200.000 (belum ongkir) FAST ORDER 085292326736

Crystal X dan Segudang Manfaatnya

• Merapatkan/ menyempitkan lagi miss v, kuat “menggigit”.
• Menghilangkan nyeri waktu hubungan intim
• Miss v bersih, bebas lendir, baunya segar alamiah
• Miss v elastis, lentur, meningkatkan daya rangsang sehingga mempermudah orgasme
• Mempercepat mendapatkan keturunan
• Melancarkan dan membuat siklus haid teratur
• Membantu mengurangi dan menghilangkan nyeri haid, sakit dibawah perut dan pinggang
• Menghilangkan kerak / kotoran- kotoran yang telah lama mengendap di miss V secara tuntas 100%
• Mencegah dan menyembuhkan keputihan / kekuningan bahkan yang sudah parah, untuk semua umur baik yang sudah menikah atau belum
• Menyembuhkan iritasi/ rasa perih di selaput Miss V
• Mempertahankan pH alami sehingga dapat menyuburkan bakteri baik dan mencegah tumbuhnya pathogen
• Membunuh kuman, jamur dan bakteri yang merugikan tubuh, terutama merugikan miss v
• Mencegah dan mengatasi kista, myom, kanker. dll.
• Sangat baik digunakan ibu setelah melahirkan, setelah nifas, akan mengembalikan miss v seperti sedia kala, suami akan merasakan sensasi istrinya “seperti perawan kembali”
• Mengobati infeksi saluran kencing, infeksi rahim
• Mengobati ambeien
• Mengobati kutil di organ vital, baik untuk wanita ataupun laki2
• Mencegah dan Mengobati berbagai keluhan penyakit kewanitaan yang lainnya

CRYSTAL X Rp 200.000 (BLM ONGKIR)
FAST ORDER 085292326736 

Sunday, September 23, 2012

Faktor-faktor penyebab resiko Kanker Payudara

Menurut Moningkey dan Kodim, penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis. 2. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas[15]. 3. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis, fibroadenoma, dan fibrosis, tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Pada hiperplasis dan papiloma, risiko sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko meningkat hingga 5 kali. 4. Obesitas: Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini. 5. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Willet dkk. melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun. 5. Radiasi: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur. 6 Riwayat keluarga dan faktor genetik: Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen kerentanan terhadap kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun. Faktor Usia sangat berpengaruh -> sekitar 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun. Resiko terbesar usia 75 tahun [16] Gejala berikutnya yang dirasakan penderita adalah kepala puting yang masuk ke dalam payudara, untuk kemudian lepas serta pengeriputan payudara dengan tanda kulit yang seperti kulit jeruk. Pada gejala terparah adalah mengalirnya cairan putih, namun buka ASI yang keluar dari payudara. Cairan ini terus mengalir dan bahkan bisa bercampur dengan darah. Bila tidak segera diobati, kanker bisa menyerang organ lainnya yang dekat dengan bgaian dada, paru-paru misalnya. Untuk itu obat kanker payudara alami ace max’s menjadi rekomendasi utama untuk menyembuhkan kanker payudara. solusi : kulit buah manggis & daun sirsak
meliya biyang & propolis fast order 085292326736

Wednesday, August 1, 2012

USUS MALAS / USUS PARALITIK / KEMBUNG TERUS MENERUS

Setelah menjalani operasi besar pada rongga perut misalnya operasi laparatomi eksplorasi (operasi dengan sayatan tengah perut ) kadang-kadang disertai dengan komplikasi terjadinya usus yang malas bekerja. Usus malas ditandai dengan adanya kembung, belum flatus / buang angin, mual dan muntah dan belum bisa BAB (buang air besar) untuk waktu yang relatif lama. Pada keadaan ini dokter akan memasang selang lewat hidung untuk membantu dekompresi / pengosongan isi usus . Pasien diharuskan puasa sehingga kebutuhan nutrisi didapat dari cairan infus. Pada keadaan yang sudah jauh lebih baik, pasien dapat diperbolehkan minum sedikit-sedikit atau hanya basah-basah bibir atau isap-isap permen. Sambil dievaluasi dengan melihat hasil produksi pada selang hidung, pasien dapat mulai melakukan mobilisasi bertahap, mika miki (miring kanan miring kiri), duduk bersandar, duduk tanpa bersandar, berdiri dan jalan. Jika dilakukan foto ronsen abdomen 3 posisi, kadang-kadang tampak seperti ada sesuatu yang menyumbat usus, dimana udara tidak mencapai daerah bawah. Meskipun demikian jika dokter tidak menemukan gambaran atau gerakan usus yang khas terlihat pada kasus dimana terjadi sumbatan yang memerlukan operasi segera, maka pengobatan pada pasien tersebut selain obat-obatan inti adalah puasa, puasa dan puasa. Foto ronsen abdomen 3 posisi biasanya akan diulang lagi untuk evaluasi. Pada pasien atau keluarga pasien yang kurang mengerti tentang penyakit yang ia derita, seringkali merasa khawatir, cemas karena harus tinggal lama di RS tanpa diperbolehkan makan dan minum disertai dengan kembung plus tanpa BAB dalam waktu lama. Pada kasus ini dibutuhkan kesabaran, ketaatan pasien untuk menerima instruksi dari perawat dan Dokter. Keluarga tentu saja memberikan semangat. Saran pada pasien dan keluarga pasien yang mengalami usus malas / usus paralitik setelah operasi 1) Pada saat dilakukan pemasangan NGT / selang melalui hidung, sering menimbulkan rasa tidak nyaman, dihadapi saja – tabah. 2 ) Sering harus dilakukan pemasangan kateter uretra (selang untuk BAK – buang air kecil) untuk menilai kecukupan cairan yang dimasukkan tubuh, alat ini juga sering menimbulkan rasa tidak nyaman. 3) Setiap hari harus mendisiplinkan diri untuk melakukan mobilisasi, mobilisasi jangan menunggu kalau perawat atau dokter datang. Tiap 8 jam belajar untuk miring kanan, jika belum sempurna miring / full miring maka punggung bisa diganjal dengan guling terlebih dahulu, kemudian 8 jam lagi miring kiri demikian seterusnya. Jika rasa sakit pada luka operasi sudah tak tertahan, mintakan obat penghilang rasa sakit pada perawat. Rasa sakit pada bekas luka operasi jangan menghalangi untuk melakukan mobilisasi. Hal ini lakukan terus menerus, tiap hari harus ada semangat untuk melakukan mobilisasi, tetapkan target untuk bisa duduk, berdiri dan jalan. Yang penting jangan lupa untuk terus semangat ! 4) Tetap bersabar jika melihat segelas teh manis hangat yang tersaji untuk keluarga yang menunggu, jangan tergoda untuk diminum begitu pula kalau melihat makanan atau buah di depan mata yang dibawa oleh pengunjung yang besuk. Jika tiba saatnya maka usus akan dapat bekerja lagi. Berikan dukungan moril pada pasien, agar dapat melewati keluhan tersebut dengan ikhlas. Ada yang ingin berbagi soal pengalaman mengalami “usus malas” sehingga harus berhari-hari bahkan berminggu-minggu istirahat di RS ?

USUS BUNTU - APENDIKS

Usus buntu atau appendix adalah organ yang letaknya disisi posteromedial dari sekum (bagian dari usus besar), kurang lebih 2,5 cm dibawah katup ileosekum. Panjangnya bervariasi, rata-rata 5-10 cm. Karena posisi-nya yang bervariasi, jika usus buntu mengalami peradangan (selanjutnya disebut apendisitis) sering mengakibatkan keluhan yang berbeda-beda. Dan karena posisinya berdekatan dengan banyak organ, jika terjadi apendisitis sering menampakkan gejala yang mirip dengan peradangan pada organ sekitarnya. Infeksi saluran kencing, batu pada saluran kencing, radang pada organ reproduksi wanita adalah salah satu dari kasus yang gejalanya hampir mirip dengan apendisitis. Pemeriksaan fisik yang baik dan atau disertai dengan pemeriksaan penunjang dapat menetapkan diagnosa apendisitis dengan baik. Radang usus buntu terpicu karena adanya sumbatan pada usus buntu. Sumbatan mengakibatkan pembengkakan usus buntu dan lama-lama tekanan intra-lumen apendiks meningkat, mengakibatkan dinding usus buntu rapuh dan perforasi / pecah. Awal serangan biasanya nyeri disekitar pusar bahkan pada banyak kasus menyerupai nyeri pada ulu hati / lambung. Lama-lama nyeri muncul pada daerah perut kanan bawah. Kualitas nyeri bervariasi tergantung dari banyak hal, antara lain apakah pernah mengkonsumsi obat antibiotik sebelumnya, apakah pernah mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri sebelumnya, letak usus buntu yang meradang dan seberapa parah kondisi usus buntu yang meradang. Pada awal serangan, peradangan masih terlokalisir di apendiks , dampaknya tidak sehebat jika peradangan sudah berlanjut. Gejala awal seperti menyerupai sakit maag yaitu nyeri uluhati, mual, muntah atau kembung dan dapat juga disertai diare terus menerus. Jika peradangan sudah berlanjut, infeksi biasanya sudah menyebar ke seluruh rongga perut akibatnya terjadi perluasan infeksi pada organ yang lain. Pasien dapat jatuh dalam kedaaan infeksi berat dan dapat menimbulkan kematian Penatalaksanaan sebagian besar harus dioperasi, dengan metode konvensional atau dilakukan dengan laparoskopi . Pada apendisitis infiltrat yang berupa massa biasanya dirawat selama beberapa hari untuk kemudian akan dioperasi setelah beberapa bulan kemudian. Mortalitas meningkat terjadi pada anak-anak, usia tua, kasus dengan keterlambatan diagnosa serta kasus apendisitis dengan perforasi (kondisi usus buntu yang sudah pecah) Hal-hal penting diketahui seputar apendisitis 1. Waspada jika sering mengalami keluhan nyeri pada ulu hati / lambung atau mengalami gejala-gejala yang mirip dengan sakit maag, atau mengalami diare terus menerus yang juga tidak kunjung reda meskipun telah diberikan obat-obatan, atau mengalami rasa mulas yang berkepanjangan disertai dengan sulit BAB dan atau BAB hanya berupa lendir atau cairan dan juga tidak membaik meskipun telah diberikan pengobatan. Segera konsultasi pada dokter bedah terdekat. 2. Diagnosa apendisitis tidak selalu disertai dengan jumlah sel darah putih / leukosit yang meningkat dalam darah 3. Untuk meminimalkan komplikasi setelah operasi, operasi dapat dilakukan dengan laparoskopi, selain menghasilkan komplikasi yang minimal, lama rawat juga menjadi lebih singkat 4. Perjalanan apendisitis sangat bervariasi, hal ini menimbulkan banyak perbedaan antara satu pasien dengan pasien lainnya. Perbedaan dalam hal operasi, ada yang sayatan dilakukan di kanan bawah, ada yang dilakukan di tengah perut atau ada yang dilakukan dengan laparoskopik. Ada yang harus disertai dengan pemasangan drain / selang di perut. Ada yang harus disertai dengan puasa 1-2 hari, setelah operasi selesai. Hasil akhir operasipun berbeda tergantung dari tingkat keparahan. Komplikasi setelah operasi, a.l perdarahan, infeksi juga banyak tergantung oleh banyak hal. Semakin ringan tingkat keparahan apendisitis maka kesembuhan dan lama rawat menjadi lebih singkat. 5. Jangan takut untuk menghadapi operasi karena pengobatan apendisitis satu-satunya adalah dengan operasi. Sebelum operasi, dokter bedah akan mempersiapkan kondisi pasien sampai layak untuk menjalani operasi, selain itu dokter juga akan memilih tehnik operasi yang sesuai dengan kondisi apendisitis yang diderita. Operasi pada tahap awal apendisitis dapat menurunkan kejadian komplikasi. 6. Apendisitis tidak ada hubungan langsung dengan kebiasaan makan jambu biji atau cabai. Dr.Laksmi Nawasasi

Wednesday, March 11, 2009

apendicitis

Sebelum dibahas lebih jauh mengenai radang usus buntu yang dalam bahasa medisnya disebut Appendicitis, maka lebih dulu harus difahami apa yang dimaksud dengan usus buntu. Usus buntu, sesuai dengan namanya bahwa ini merupakan benar-benar saluran usus yang ujungnya buntu. Usus ini besarnya kira-kira sejari kelingking, terhubung pada usus besar yang letaknya berada di perut bagian kanan bawah.

Usus buntu dalam bahasa latin disebut sebagai Appendix vermiformis, Organ ini ditemukan pada manusia, mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil. Pada awalnya Organ ini dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi, tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi apendiks adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) dimana memiliki/berisi kelenjar limfoid.

Seperti organ-organ tubuh yang lain, appendiks atau usus buntu ini dapat mengalami kerusakan ataupun ganguan serangan penyakit. Hal ini yang sering kali kita kenal dengan nama Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis).


Penyebab Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis)
Penyakit radang usus buntu ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, namun faktor pencetusnya ada beberapa kemungkinan yang sampai sekarang belum dapat diketahui secara pasti. Di antaranya faktor penyumbatan (obstruksi) pada lapisan saluran (lumen) appendiks oleh timbunan tinja/feces yang keras (fekalit), hyperplasia (pembesaran) jaringan limfoid, penyakit cacing, parasit, benda asing dalam tubuh, cancer primer dan striktur.

Diantara beberapa faktor diatas, maka yang paling sering ditemukan dan kuat dugaannya sebagai penyabab adalah faktor penyumbatan oleh tinja/feces dan hyperplasia jaringan limfoid. Penyumbatan atau pembesaran inilah yang menjadi media bagi bakteri untuk berkembang biak. Perlu diketahui bahwa dalam tinja/feces manusia sangat mungkin sekali telah tercemari oleh bakteri/kuman Escherichia Coli, inilah yang sering kali mengakibatkan infeksi yang berakibat pada peradangan usus buntu.

Makan cabai bersama bijinya atau jambu klutuk beserta bijinya sering kali tak tercerna dalam tinja dan menyelinap kesaluran appendiks sebagai benda asin, Begitu pula terjadinya pengerasan tinja/feces (konstipasi) dalam waktu lama sangat mungkin ada bagiannya yang terselip masuk kesaluran appendiks yang pada akhirnya menjadi media kuman/bakteri bersarang dan berkembang biak sebagai infeksi yang menimbulkan peradangan usus buntu tersebut.

Seseorang yang mengalami penyakit cacing (cacingan), apabila cacing yang beternak didalam usus besar lalu tersasar memasuki usus buntu maka dapat menimbulkan penyakit radang usus buntu.


Gambaran Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis)
Peradangan atau pembengkakaan yang terjadi pada usus buntu menyebabkan aliran cairan limfe dan darah tidak sempurna pada usus buntu (appendiks) akibat adanya tekanan, akhirnya usus buntu mengalami kerusakan dan terjadi pembusukan (gangren) karena sudah tak mendapatkan makanan lagi.
Pembusukan usus buntu ini menghasilkan cairan bernanah, apabila tidak segera ditangani maka akibatnya usus buntu akan pecah (perforasi/robek) dan nanah tersebut yang berisi bakteri menyebar ke rongga perut. Dampaknya adalah infeksi yang semakin meluas, yaitu infeksi dinding rongga perut (Peritonitis).


Tanda dan Gejala Penyakit Radang Usus Buntu
Gejala usus buntu bervariasi tergantung stadiumnya;

Penyakit Radang Usus Buntu akut (mendadak).
Pada kondisi ini gejala yang ditimbulkan tubuh akan panas tinggi, mual-muntah, nyeri perut kanan bawah, buat berjalan jadi sakit sehingga agak terbongkok, namun tidak semua orang akan menunjukkan gejala seperti ini, bisa juga hanya bersifat meriang, atau mual-muntah saja.

Penyakit Radang Usus Buntu kronik.
Pada stadium ini gejala yang timbul sedikit mirip dengan sakit maag dimana terjadi nyeri samar (tumpul) di daerah sekitar pusar dan terkadang demam yang hilang timbul. Seringkali disertai dengan rasa mual, bahkan kadang muntah, kemudian nyeri itu akan berpindah ke perut kanan bawah dengan tanda-tanda yang khas pada apendisitis akut yaitu nyeri pd titik Mc Burney (istilah kesehatannya).
Penyebaran rasa nyeri akan bergantung pada arah posisi/letak usus buntu itu sendiri terhadap usus besar, Apabila ujung usus buntu menyentuh saluran kencing ureter, nyerinya akan sama dengan sensasi nyeri kolik saluran kemih, dan mungkin ada gangguan berkemih. Bila posisi usus buntunya ke belakang, rasa nyeri muncul pada pemeriksaan tusuk dubur atau tusuk vagina. Pada posisi usus buntu yang lain, rasa nyeri mungkin tidak spesifik begitu.


Pemeriksaan diagnosa Penyakit Radang Usus Buntu
Ada beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh Tim Kesehatan untuk menentukan dan mendiagnosa adanya penyakit radang usus buntu (Appendicitis) oleh Pasiennya. Diantaranya adalah pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan radiology ;

Pemeriksaan fisik.
Pada appendicitis akut, dengan pengamatan akan tampak adanya pembengkakan (swelling) rongga perut dimana dinding perut tampak mengencang (distensi). Pada perabaan (palpasi) didaerah perut kanan bawah, seringkali bila ditekan akan terasa nyeri dan bila tekanan dilepas juga akan terasa nyeri (Blumberg sign) yang mana merupakan kunci dari diagnosis apendisitis akut.

Dengan tindakan tungkai kanan dan paha ditekuk kuat / tungkai di angkat tinggi-tinggi, maka rasa nyeri di perut semakin parah. Kecurigaan adanya peradangan usus buntu semakin bertambah bila pemeriksaan dubur dan atau vagina menimbulkan rasa nyeri juga. Suhu dubur (rectal) yang lebih tinggi dari suhu ketiak (axilla), lebih menunjang lagi adanya radang usus buntu.

Pemeriksaan Laboratorium.
Pada pemeriksaan laboratorium darah, yang dapat ditemukan adalah kenaikan dari sel darah putih (leukosit) hingga sekitar 10.000 – 18.000/mm3. Jika terjadi peningkatan yang lebih dari itu, maka kemungkinan apendiks sudah mengalami perforasi (pecah).

Pemeriksaan radiologi.
foto polos perut dapat memperlihatkan adanya fekalit. Namun pemeriksaan ini jarang membantu dalam menegakkan diagnosis apendisitis. Ultrasonografi (USG) cukup membantu dalam penegakkan diagnosis apendisitis (71 – 97 %), terutama untuk wanita hamil dan anak-anak. Tingkat keakuratan yang paling tinggi adalah dengan pemeriksaan CT scan (93 – 98 %). Dengan CT scan dapat terlihat jelas gambaran apendiks.


Penanganan dan Perawatan Penyakit Radang Usus Buntu
Bila diagnosis sudah pasti, maka penatalaksanaan standar untuk penyakit radang usus buntu (appendicitis) adalah operasi. Pada kondisi dini apabila sudah dapat langsung terdiagnosa kemungkinan pemberian obat antibiotika dapat saja dilakukan, namun demikian tingkat kekambuhannya mencapai 35%.

Pembedahan dapat dilakukan secara terbuka atau semi-tertutup (laparoskopi). Setelah dilakukan pembedahan, harus diberikan antibiotika selama 7 – 10 hari. Selanjutnya adalah perawatan luka operasi yang harus terhindar dari kemungkinan infeksi sekunder dari alat yang terkontaminasi dll.

Langkah Dasar Make Up bagi pemula

Kamu suka mengenakan makeup tetapi masih ragu apakah urutan yang dilakukan sudah benar? Atau kamu termasuk pemula yang masih bingung baga...